PAID, OWNED dan EARNED Media, Mengenal Karakternya, dan Bagaimana Anda menggunakannya untuk BRANDING Strategi Anda


BRAND HACK SERIES PART 04: PAID, OWNED dan EARNED Media, Mengenal Karakternya, dan Bagaimana Anda menggunakannya untuk BRANDING Strategi Anda
Secara garis besar MEDIA yang kita gunakan untuk melakukan branding atau aktivitas campaign kita terbagi menjadi 3 kelompok besar. PAID MEDIA atau media berbayar, OWNED Media, atau media yang kita miliki dan EARNED Media atau Media yang kita dapatkan sebagai impact dari aktivitas marketing atau branding yang kita lakukan.
Bagaimana karakternya masing-masing media ini? Yuk kita simak satu persatu
#1 PAID MEDIA – Adalah media markering dimana marketers harus membayar sejumlah uang untuk mengambil manfaat dari media tersebut. Contoh iklan di koran, majalah, radio, di web dengan traffic tinggi, di akun socmed yang banyak followernya dll.
Kelebihan dari media ini adalah jangkauannya yang sangat luas dalam sekali gebrakan. Dan jangkauan dari media ini berbanding lurus dengan harga yang akan kita bayar untuk mengiklan di media tersebut.
Contoh: Untuk ngiklan satu halaman di koran nasional seperti KOMPAS dan Jawa Pos di moment tertentu Anda harus merogoh kocek sampai 500 juta rupiah dalam sekali tampil.
Jika Anda punya rencana tayang seminggu sekali setiap pekan maka Anda akan menyiapkan dana 4x lipat.
Begitu juga kalau mau ngiklan di acara prime time di TV, untuk 30 detik iklan saja bisa sampai 30 juta rupiah bahkan lebih, tergantung ratingnya.
Meskipun mahal, permintaan untuk paid media gak pernah surut. Lihat saja Unilever yang iklannya berceceran dihampir semua stasiun TV dan jam tayang.
Kelemahan dari PAID Media adalah pola komunikasi yang satu arah (SIMPLEX).
Jadi tipe media seperti ini paling pas jika tujuan campaign kita adalah AWARENESS dan REMINDER.
Jangan digunakan untuk engagement karena dijamin bakalan jebol itu kantong. Kecuali Anda cucunya yang empunya media. He he he..
#2 OWNED MEDIA – Atau media yang kita miliki kendalinya sepenuhnya. Contoh website atau blog official dari brand or corporate, akun social media brand yang kita miliki sendiri (Fanspage, Twitter, Instagram, LINE@ dll) ,channel broadcast yang kita miliki baik via BBM, WA, Telegram, dan sejenisnya.
MEDIA tipe ini wajib dimiliki oleh BRAND. Gak boleh dibantah harus punya. Penting karena disinilah nanti nyawa branding Anda sepenuhnya dilakukan. Bagaiman Anda berinteraksi dengan audiens Anda sehari-harinya.
Meskipun ini media milik sendiri, bukan berarti juga kita gak modal sama sekali alias modal dengkul. Tetep harus ngeluarin biaya manajemennya bisa seprofesional mungkin. Misal biaya untuk Admin agar bisa konsisten posting fanspage facebook sehari 3x misalnya. Bayar desainer grafis untuk buat illustrasi gambar yang menarik buat postingan kita, bayar FB Ads untuk menaikkan popularitas FP kita dan lain-lain.
Anda juga harus perlu bayar untuk sekolah atau kursus Social Media Management, Content Marketing, Copywriting dll.
Tipe media seperti ini sangat efektif untuk dijadikan ENGAGEMENT MEDIA dan EDUKASI ke audiens. Baik pelanggan maupun ke calon pelanggan. Intinya bikin mereka senyaman dan sebetah mungkin untuk tetap mau berinteraksi dengan mereka. Caranya berikan sesuatu yang bermanfaat buat mereka. Bisa ilmu, bisa kata-kata atau cerita motivasi, bisa TIPS and TRICK, infografis, dll.
Pastikan dalam customers kita tertanam benak bahwa kita ‘sudah memberi manfaat banyak sekali buat mereka. Tujuannya adalah untuk membentuk mindset di audiens BRAND KITA = BAIK/PEMURAH.
(Berkorelasi dengan Classical Conditioning nya Ivan Pavlov di postingan Sy sebelumnya http://bit.ly/2cXOHnv)

Owned Media memang tipe media yang paling pas buat ngebentuk mindset customers.
Kelemahan dari Media ini adalah: masalah mindset pemiliknya, si owner dari OWNED MEDIA. Seringkali karena mindset yang melekat pada pemilik owned media (terutama social media) menganggap media ini adalah gratis, maka ia beranggapan kalau bisa menjalankan media ini sekenanya tanpa profesionalitas. Posting sekenanya, tidak diukur engagement rate nya, growth subscribers nya dll. Jadi dibiarkan mengalir saja. Jika mindset ini yang Anda punya, bukan hanya mengecewakan fans brand anda, tapi bisa berdampak buruk pada reputasi brand Anda jangka panjang.

#3 EARNED MEDIA, atau Media yang kita dibuatkan oleh audiens untuk kita, sebagai bukti kecintaan dan perhatiaan mereka pada Brand kita.
Contoh: Fanspage nya fans produk kita, akun socmed penggemar produk kita, page one di SEO karena reputasi brand kita yang terus meningkat dll.
Ini sebenarnya media bonus, karena efek samping dari reputasi brand kita yang terus meroket. Namun jangan berbesar hati dulu, kadang ada yang fans yang benar2 tulus dan ada yang punya motif tertentu. Maksdnya? Iya karena melihar brand kia banyak fans nya ia buat fanspage biar bisa menampung fans produk Anda. Ia bisa mengambil keuntungan dari crowd dengan menjual produknya atau beriklan.
Apapun motivasinya ini adalah media bonus dan reward buat Anda.
Kelemahan dari Earned media adalah kita tidak punya kendali sepenuhnya atas media ini. Bersyukurlah kalau yang menjalankan fanspage media Anda adalah orang-orang yang baik. Syukur-syukur kalau ia cuman memanfaatkan crowd untuk jualan atau beriklan. Jika ternyata administratornya adalah kompetitor dari Brand Anda, dampak terburuknya adalah ia bisa mendrive percakapan dengan audiens ketika crowd sudah benar-benar terbentuk. Dan kita tidak bisa berbuat apa-apa. Maka WASPADALAH..WASPADALAH… he he..
Ketiga MEDIA tadi bisa kita gunakan semuanya dengan cara bijaksana. PAID media kita manfaatkan semaksimalkan untuk menggiring audiens ke OWNED Media kita, tentu saja dengan cek kantong kita.
Jika audiens sudah masuk kelingkaran OWNED media kita nyamankan mereka, manjakan mereka bikin betah, jangan sampai kabur. Karena jika kita mengolah dengan baik peran mereka sangat besar untuk menaikkan reputasi brand kita.
Yang terakhir baik-baikin Administrator Earned media yang menghandle unofficial BRAND kita. Agar mereka juga membantu menumbuhkan BRAND kita, bukan mengajak orang memusuhi BRAND kita.
Semoga bermanfaat ya 🙂 Nantikan Brand Hack Series berikutnya
#SalamSuksesMulia
Saiful Islam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s